Posted by : Unknown
Sunday, August 11, 2013
Credits : Thanks To All
Pada tahun 1964, Jepang akan menjadi tempat terselenggaranya Olimpiade. Pemerintah mulai menata Jepang dengan modernisasi. Termasuk sekolah Umi (perempuan), yang mana sekolahnya itu memiliki Club House yang berada dalam sebuah bangunan bergaya arsitektur Perancis yang sudah tua, akan ikut dirubuhkan dan akan dibangun menjadi lebih modern. Namun, para anggota Club House yang terdiri dari beberapa klub tersebut menentang perubuhan bangunan tua itu. Shun (laki-laki), dialah yang bisa dianggap memimpin gerakan penolakan modernisasi Club House. Shun berkata, “Tak ada masa depan tanpa masa lalu.” Hal itu membuat Umi tergugah untuk membantunya menentang kepala sekolah yang menetapkan kebijakan itu. Shun bersama Umi, berencana membersihkan dan merapihkan Club House tersebut agar tak terlihat seperti gudang lagi. Mereka berharap dengan kondisi bangunan yang baik, kepala sekolah akan urung untuk merubuhkannya.
Dari kerjasama mereka untuk mempertahankan bangunan itu, justru kedekatan mulai terjalin diantara mereka. Akan tetapi, betapa terkejutnya ketika mereka harus menghadapi kenyataan yang akan membuat perasaan mereka pupus.
Dari kerjasama mereka untuk mempertahankan bangunan itu, justru kedekatan mulai terjalin diantara mereka. Akan tetapi, betapa terkejutnya ketika mereka harus menghadapi kenyataan yang akan membuat perasaan mereka pupus.
Cacatan : Gabung file2 yg telah didownload (Part 01-03) dengan menggunakan HJsplit.
kalo belum punya HJsplit bisa didownload disini !!
kalo belum punya HJsplit bisa didownload disini !!
